Header Ads

Polisi Sumut Berhasil Lumpuhkan Penjahat Kelas Kakap


Indopolice || Medan, Sumatera Utara. Rabu (01/11/2017). Polisi memiliki tugas pokok untuk memberikan perlindungan, pengayoman serta pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu apabila ada pelaku tindak kejahatan yang membuat resah masyarakat, maka polisi tidak segan untuk memberikan tindakan tegas. Seperti yang terjadi di Sumatera Utara, polisi berhasi melumpuhkan para pelaku kejahatan melawan petugas. Selama bulan Oktober 2017 di Sumut setidaknya ada 6 pelaku tindak kejahatan berhasil dilumpuhkan oleh polisi karena melawan saat dilakukan penangkapan.
 
Kapolda Sumut Irjen Paulus Waterpauw menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk menekan angka kejahatan. “Kita sinergi dengan satuan tugas. Reserse di tingkat polres ada titik berkumpul. Mereka melakukan pengamanan dan mengatasi situasi,” jelas beliau di Lapangan Merdeka, Medan, Rabu (1/11/2017).

Beliau juga menjelaskan bahwa penindakan terhadap pelaku kejahatan di Sumut terus dimaksimalkan, dengan dibuktikan kurang dari 30 jam pihak kepolisian sudah berhasil mengungkapkan pelaku tindak kejahatan. Yang berarti ada jaringan serta modus pelaku yang sudah dikuasai polisi.

Kapolda Sumut Irjen Paulus Waterpauw menjelaskan bahwa pengungkapan ini tidak terlepas dari partisipasi masyarakat yang memberikan informasi kepada petugas.

“Kalau sudah pelakunya merampas, menganiaya, menusuk, dan tidak manusiawi lagi terhadap korban. Melawan kepada petugas, kami tindak tegas pelakunya,” jelas Irjen Paulus Waterpauw

Secara terpisah, Kasubdit III/Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut AKBP Faisal Napitupulu menyebutkan sepanjang tahun 2017, sebanyak 17 pelaku kejahatan berhasil ditembak mati oleh petugas, sedangkan 56 pelaku bandit jalanan lainnya terluka tembak akibat melawan petugas ketika dilakukan penangkapan. Beliau juga menerangkan pelaku yang ditindak tegas rata-rata merupakan residivis dan pengguna narkoba. 

Selain itu, beliau menjelaskan bahwa pihaknya terus meningkatkan kinerjanya dengan mem-back up wilayah dan reserse patroli,untuk kemudian dilakukan analisa dari setiap kejadian.

Informasi terkini polisi berhasil menembak mati gembong pencurian yang sudah melakukan aksi kriminal sebanyak 46 kali di wilayah hukum Polres Tapsel dengan inisial HT karena melawan petugas pada Selasa malam (31/10/2017).

(si/lr/rp)

No comments

Powered by Blogger.