Aplikasi Pemindai Wajah DPO Teroris Tengah Disiapkan
Indopolice || JAKARTA. Terkait penanganan aksi terorisme Bareskrim
Polri tengah menyiapkan aplikasi pemindai wajah untuk melacak setiap
orang yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) terkait kasus
terorisme. Aplikasi tersebut akan tergabung dalam data penduduk dan data
kejahatan yang dimiliki oleh kepolisian.
Kabareskrim Komjen Pol. Ari Dono Sukmanto mengatakan, saat ini Polri
masih terus mempersiapkan aplikasi tersebut. Selain itu ia menambahkan,
di negara lain sudah menerapkan aplikasi pemindai wajah yang dipadukan
ke dalam kamera pemantau atau CCTV.
"Kami rancang sebagai facial recognized untuk gambar mati. Gambar mati yang ada di Kartu Tanda Penduduk (KTP)," jelasnya.
Selain itu, ia menambahkan bahwa nantinya CCTV yang dilengkapi
dengan aplikasi pemindai wajah tersebut akan diletakkan di Pelabuhan,
Bandara, dan tempat umum lainnya yang berpotensi disusupi oleh DPO
teroris.
"Kalau kami ketemu di kasus ada beberapa kasus, orang menemukan
wajahnya, kami sketsa, kami facial recognized, kami dapat semua. Kami
kembangkan lagi ke depan itu untuk CCTV, jadi nanti softwarenya kami
masukkan saja umpamanya DPO-nya teroris umpanya," terangnya.
Apabila aplikasi ini terwujud, Polisi akan lebih mudah melakukan
penangkapan terhadap DPO teroris. Hal tersebut dikarenakan semua catatan
kriminal akan terpapar dalam software tersebut.
"Ketika dia (CCTV) menangkap wajah orang itu (DPO teroris), akan
keluar profilenya yang kami susun, akan keluar maka kami lakukan
pengejaran," jelas Jenderal Polisi bintang tiga tersebut.
(vi/lm/rp)

Post a Comment