Header Ads

KAPOLRES DAN KETUA BHAYANGKARI CABANG NGAWI BERIKAN ARAHAN  DALAM BIJAK MEDSOS


NGAWI - Dalam rangka menyikapi penggunaan Gadget dewasa ini, Kapolres dan Ketua Bhayangkari Cabang Ngawi memberikan pengarahan dalam tajuk "Pembinaan Etika dan Moral Anggota Polri serta Bhayangkari Polres Ngawi bertempat di Gedung Pertemuan PP Polri Area Aspol Perintis Jalan Barnadi Ngawi. 



Dalam pengarahan Kapolres berserta Ibu Ketua Bhayangkari ini dihadiri kurang lebih 300 orang pers Polres Ngawi terdiri dari Waka Polres Ngawi,  Pejabat Utama Polres Ngawi, Kapolsek jajaran, perwira staf, dan perwakilan anggota Bag,  Satfung, Sie dan Polsek jajaran serta Bhayangkari Cabang dan Ranting Polres Ngawi.


Adapun arahan Kapolres Ngawi AKBP MB. PRANATAL HUTAJULU, S.H, S.I.K., M.H., yang intinya menyampaikan bahwa pengarahan yang dilaksanakan ini sesuai perintah pimpinan Polri (Kapolda Jatim) dalam mencermati perkembangan situasi yang terjadi dimana Polri menjadi sorotan masyarakat dan viral di media sosial.



Institusi Polri ibarat detak jantung dimana keberhasilan dan prestasi yang diraih dapat rusak ketika adanya prilaku internal anggota Polri.



Dalam Paparannya Kapolres Ngawi diantaranya tentang Tugas Pokok Polri,  kewajiban dan larangan dalam kehidupan bernegara dan masyarakat, pelanggaran disiplin anggota dan prestasi anggota Polres Ngawi dan Bijak di Media Sosial.



Adapun penekanan Kapolres Ngawi yaitu agar meningkatkan Iman dan Taqwa kepada Tuhan YME, bersyukur menjadi anggota Polri, laksanakan tugas sesuai program Promoter, tidak boleh terlibat jaringan Narkoba, hindari perilaku anti sosial.



Sedangkan arahan dari Ketua Bhayangkari Cabang Ngawi Ibu PRANATAL HENY HUTAJULU, Menyampaikan pesan dari Ibu asuh Polda Jatim yaitu sebagai anggota Polres Ngawi dan Bhayangkari adalah suatu keluarga maka sudah selayaknya harus saling mengingatkan.



Memberikan contoh mengenai etika dan moral dimana sebagai manusia harus berfikiran yang sehat dan menjaga setiap perilaku bermasyarakat dan Memberikan himbauan kepada Polwan Polres Ngawi dan Bhayangkari yang mana menghubungkan etika dan moral dengan kelebihan wanita.



Tidak boleh melakukan tindakan yang melanggar etika dan moral khususnya Bhayangkari dan Polwan yang diunggah di Medsos yang dapat menurunkan citra Polri dan tidak boleh mengunggah berita2 yang Hoax.



Kepada Polwan dan Bhayangkari harus menghormati suami begitu juga Polri, berdandan dan pola hidup sederhana seuai dengan situasi perekonomian masingmasing, bijak bersosmed, menyeimbangkan dan memposting berita-berita positif dan kegiatan sosial agar viral di Medsos.



Penekanan dan Harapan Ketua Bhayangkari yaitu Bhayangkari menjadi ibu rumah tangga yang baik, menjaga nama baik Polri dan keluarga, menjadi contoh baik bagi lingkungan, menerapkan gaya hidup sederhana, berhati-hati dalam penggunaan Medsos, jaga keharmonisan keluarga dan perkuat keimanan.



Pengarahan diakhiri dengan game dari Ibu Ketua Bhayangkari kepada Polwan dan Bhayangkari, bagi pemenang diberikan Doorprize.




No comments

Powered by Blogger.