Header Ads

Wakapolri Hadiri Program Kunjungan AFP dan AIPM di Australia


Indopolice || AUSTRALIA. Selasa (07/11/2017). Wakapolri Komjen Pol. Drs. Syafruddin, M.Si. menghadiri program kunjungan ke Australian Federal Police (AFP) Headquarter, Australian Federal Police (AFP) College, Dan Australian Institute Of Police Management (AIPM), dalam rangka penguatan kerjasama dalam bidang Capacity Building yang terfokus pada aspek pendidikan dan latihan, khususnya yang diselenggarakan oleh JCLEC di Indonesia. 

Australian Federal Police (AFP) College di Barton, Canberra adalah Organisasi Pelatihan Terdaftar di bawah Australian Skills Quality Authority (ASQA). AFP College mengembangkan, memberikan dan mengkoordinasikan program pelatihan untuk badan penegak hukum Internasional. Pelatihan tersebut dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kerjasama antara mitra penegakan hukum dan AFP.

Australia membutuhkan eksekutif layanan polisi dan darurat berperforma tinggi dengan integritas dan karakter yang hebat. Australian Institute of Police Management (AIPM) memegang peranan penting dalam memastikan hal ini terjadi, melalui penyediaan program pengembangan eksekutif dan kepemimpinan untuk petugas kepolisian dan petugas darurat. 

AIPM telah menjadi bagian integral dalam pengembangan manajer dan eksekutif layanan polisi dan darurat melalui program manajemen dan kepemimpinan Wakapolri dengan didampingi Kalemdiklat Polri Komjen Pol. Unggung Cahyono,Gubernur Akpol, Asrena Polri, Kapuskeu Polri, Kapolda Jabar, serta Dir JCLEC Lemdiklat Polri.

Sebaliknya, perwakilan AFP yang menerima kunjungan kerja tersebut adalah Deputy Commissioner Operations, Leanne Close; Deputy Commissioner Capability, Ramzi Jabour; Acting Ceputy Commissioner National Security, Ian Mc. Caurtney; National Manager International Operations, Assistant Commissioner Scoot Lee; manager Learning & Development, Commander Kylie Flower; Manager International Engagement, Commander Nigel Ryan, serta Executive Director Program JCLEC, Superintendent James Stoke.  

Dalam agenda meeting, dibahas tentang persoalan status pajak JCLEC di Indonesia, pengembangan dan keberlanjutan program studi IMOSC, RELP dan CT / ISIS DIALOGUE, penjajakan program studi yang baru yaitu POLICE WOMAN LEADERS FOR REGION, serta persiapan penyelenggaraan agenda FIVE EYES oleh lima negara yaitu Australia, New Zealand, USA, Kanada dan Inggris, dengan dukungan dari JCLEC dan Polri. 

Berbagai agenda tersebut memiliki urgensi yang penting dalam peningkatan kemampuan dan keterampilan personel di tingkat manajerial, khususnya bagi petugas kepolisian senior dalam memimpin penanganan berbagai kasus transnasional crime yang melibatkan kerjasama organisasi kepolisian kedua negara maupun dalam tataran kawasan dan global. Selain itu, program kerjasama juga berorientasi pada optimalisasi kompetensi dan kualitas para Polwan dalam mendukung peningkatan kinerja organisasi serta mendukung kesetaraan gender.

Dalam kunjungan tersebut Wakapolri menyampaikan kekagumannya terhadap kegiatan program kunjungan tersebut.

"Saya sangat kagum dan senang dengan kunjungan ini, karena sangat banyak penjelasan yang saya dengar dan lihat sendiri," ujar Wakapolri.

Komjen Pol. Syafruddin menambahkan, menurutnya kegiatan ini sangat banyak memberikan refrensi untuk kemajuan Polri.

"Ini akan kami jadikan refrensi bagi kemajuan Polri," pungkasnya.

(vi/lm/rp) 

No comments

Powered by Blogger.