Ony Sebut Peran Agen BNK Maksimal Terhadap Pengungkapan Kasus Narkotika
IndoPolice || Maraknya kasus narkoba diwilayah
Ngawi akhir-akhir ini baik penyalahgunaan sabu-sabu, ganja maupun pil
psikotropika membuat Ony Anwar Wakil Bupati Ngawi angkat bicara. Menurutnya,
jumlah kasus tersebut sebetulnya masih stagnan atau seperti pada tahun-tahun
sebelumnya.
Kata Ony Anwar yang juga Ketua Badan
Narkotika Kabupaten (BNK) Ngawi mengakui memang dalam setahun terakhir seolah
jumlah penyalahgunaan narkoba luar biasa jumlahnya. Bahkan tidak jarang
menyeret kalangan pelajar dan remaja terlibat didalamnya.
“Sebenarnya angka dari kasus
penyalahgunaan narkoba jumlahnya sama dengan dari beberapa tahun sebelumnya.
Hanya saja tahun ini memang ada keberanian pihak aparat kepolisian untuk
melakukan pengungkapan,” jelas Ony Anwar, Senin (06/11).
Ony menyebut, pengungkapan secara tuntas
kasus narkoba yang dilakukan aparat kepolisian dalam kaitanya Reskoba Polres
Ngawi memang ditunjang dari beberapa faktor salah satunya peran dari agen BNK
sekarang ini. Sesuai peranya, agen BNK seringkali menyampaikan informasi adanya
penyalahgunaan narkoba dari lingkupnya masing-masing.
Apalagi dari datanya beber Ony, agen BNK
yang ada diwilayah Ngawi tidak kurang 2.500 agen yang tersebar di 19 wilayah kecamatan.
Diakuinya, ribuan agen BNK ini menjadi indikator terhadap suksesnya perang
terhadap narkoba.
Dan ribuan agen BNK tersebut terbagi
atas dua klaster yakni agen dari kalangan pelajar usia 15-20 tahun dan agen
pemuda pelopor. Jumlah dari agen itu sendiri setiap tahunya terus bertambah
sekitar 700 orang. Tentu hal ini sebagai satu isyarat jika keberadaan
masyarakat mulai sadar terhadap bahaya narkoba.
“BNK di Ngawi selalu memberikan terkait
penyalahgunaan narkoba dan itu pasti ditindaklanjuti secara persuasive dan
preventif. Namun kita juga menerima bagi mereka yang kecanduan narkoba secara
sadar untuk berhenti dengan cara melalui proses rehabilitasi,” cetus Ony.
Ulasnya, kepada Reskoba Polres Ngawi
terus diharapkan melakukan manuver bersama BNK Ngawi untuk melakukan
pemberantasan terhadap kasus narkoba maupun secara aktif melakukan sosialisasi
ke lapangan tentang bahaya narkoba.
Untuk setahun terakhir pungkas Ony,
pihaknya mengapresiasi peran Reskoba Polres Ngawi membombardir para mafia
maupun jaringan narkoba baik yang melibatkan pelaku dari luar daerah maupun
sebaliknya. Dengan demikian, secara komperhenship pemberantasan narkoba bisa
dilakukan dan bermuara pada penyelamatan generasi muda dari kecanduan barang
haram tersebut yang tentu sangat mematikan.
(pr)

Post a Comment