KKB Berulah Terkait Pilkada di Papua
Indopolice || PAPUA. Sabtu, (04/11/2017). Kepolisian Daerah Papua
bekerja sama dengan Kodam XVII/Cendrawasih akan terus mengantisipasi
dan mengawasi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua yang masih
saja berulah.
Tidak hanya polisi yang jadi korban dari aksi mereka namun warga
sipilpun menjadi korban. Hal ini sangat meresahkan masyarakat di Papua.
Diprediksikan ulah KKB ini sebagai bentuk pemberontakan dari mereka
dan terkait pilkada yang sebentar lagi akan dilaksanakan, ada indikasi
mereka turut dimanfaatkan untuk kepentingan politik.
Kepala Kepolisian Daerah Papua Inspektur Jenderal Polisi Boy Rafli
Amar menjelaskan, selain menuntut hak dan menyuarakan keinginan untuk
merdeka, ada motif lain yang turut dibaca oleh petugas kepolisian.
”Kami melihat ada motif lain. Kalau pilkada memang tidak bisa
digeneralisir. Tetapi, ada indikasi dari hasil penelusuran kami,
kelompok-kelompok itu juga dapat dimanfaatkan oleh para paslon untuk
meraih dukungan,” ujar Kapolda Papua.
Provinsi Papua salah satu dari 17 provinsi yang akan menyelenggarakan pilkada.
Mantan Kadiv Humas Polri ini juga mengatakan, bahwa polri akan
menyiapkan dua per tiga dari total seluruh pasukan di bawah koordinasi
Polda Papua untuk pengamanan.
Polda Papua juga akan meminta bantuan kepada Mabes Polri. Semuanya
untuk mengamankan proses pilkada maupun menjaga beberapa objek vital .
”Seperti KPU, Bawaslu, dan kantor lainnya yang berpotensi menjadi
sasaran amuk massa pendukung (paslon gubernur),” tambah Kapolda Papua.
Kodam XVII/Cendrawasih juga akan membantu Polda Papua, hal ini dijelaskan oleh Pangdam XVII/Cendrawasih Mayjen TNI George E. Supit.
”Mereka sewaktu-waktu dapat kami libatkan. Tentunya juga dengan perintah dan seizin dari panglima TNI,” terangnya Mayjen TNI George E. Supit.
Pengamanan menjelang pilkada serentak tahun depan memang menjadi
perhatian aparat keamanan di Papua. Namun, aparat juga tidak akan luput
dalam mengantisipasi dan mengawasi pergerakan KKB .
Polda Papua maupun Kodam XVII/Cendrawasih tidak akan pandang bulu.
”Kami bekerja sama dengan polisi untuk menindaklanjuti kira-kira apa sih
maunya KKB itu,” ucap Mayjen TNI George.
(tr/lm/rp)

Post a Comment