Kepepet Ekonomi, Perangkat Desa Cangakan Pilih Gantung Diri
In-police || NGAWI - Diduga akibat depresi kuat Yanto (48) seorang perangkat Desa
Cangakan, Kecamatan Kasreman, Ngawi ditemukan meninggal dengan cara tidak wajar
yakni gantung diri dirumahnya.
Korban ditemukan meninggal dengan mengenaskan
tersebut diketahui pertama kalinya oleh istrinya sendiri Wiji sekitar pukul
09.30 WIB, Selasa (28/11).
Saat itu Yanto ditemukan sudah terbujur kaku dengan posisi leher dijerat
memakai tali plastik warna orange yang dikaitkan dengan tiang penyambung atap.
Melihat kejadian yang dialami suaminya membuat Wiji teriak minta tolong kepada
warga sekitar.
“Korban gantung diri itu memang atas nama Yanto memang seorang perangkat
desa jabatanya sebagai bayan kalau
tidak salah. Aksi nekat korban pertama kalinya ditemukan istrinya sendiri
ketika pulang kerja,” terang Kapolsek Padas AKP Munaji, Selasa (28/11).
Jelasnya, mendasar keterangan yang berhasil dikumpulkan dari berbagai sumber
waktu olah TKP dilokasi kejadian sebelumnya korban ini terlihat mondar-mandir
didepan rumah. Saat itu Wiji istrinya melakukan aktivitas diluar sedangkan
korban berada dirumah.
“Kalau motif korban dari keterangan yang ada memang diduga akibat tekanan
ekonomi. Bahkan ada yang menyebut sebelum kejadian itu korban sempat mau pinjam
uang kepada pihak lain untuk memenuhi kebutuhanya,” bebe AKP Munaji.
Pungkasnya, dari hasil visum terhadap jenasah korban yang melibatkan tim
medis dari Puskesmas Padas tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Dan
disimpulkan korban meninggal akibat gantung diri. Selain itu pihak keluarganya
menolak proses outopsi pada jenasah korban di RSUD dr Soeroto Ngawi. (pr)

Post a Comment