Tim Densus 88 Awasi HW Terduga Teroris Ponorogo Sejak 8 Bulan Lalu
IndoPolice || Ponorogo - Rupanya penangkapan terhadap HW
terduga teroris asal Dusun Bangun Asri, Desa/Kecamatan Balong, Ponorogo yang
dilakukan Detasemen Khusus (Densus) Anti Teror 88 sekitar pukul 11.20 WIB pada
Selasa siang, (24/10), melalui proses panjang. Dari berbagai informasi yang
dikumpulkan, Densus 88 tersebut melakukan pengawasan terhadap gerak-gerik HW
sejak 7-8 bulan lalu.
“Mereka (Densus 88-red) sudah melakukan
kegiatan ini sejak tujuh sampai delapan bulan lalu di seputaran Kecamatan
Balong sini. Dan terduga pelaku ini memang asli warga Desa Balong kemudian tadi
yang disita ada buku-buku dan termasuk laptop,” ujar Kapolres Ponorogo AKBP
Suryo Sudarmadi, Selasa (24/10).
Hanya saja terkait keterlibatan HW dalam
aksi terorisme yang merupakan anak sulung dari tiga bersaudara pasangan dari
Supriyadi dan Sulasmiatun pihaknya enggan membeberkan dengan alasan bukan
kewenanganya. Sementara itu Supriyadi selaku bapak HW dirinya tidak begitu
yakin terhadap keterlibatan anak pertamanya tersebut.
“Setahu saya tidak terlibat dan saya
khawatir salah prosedur dan ada pihak yang dirugikan terutama pihak keluarga
gitu lo,” singkat Supriyadi.
Terkait penangkapan HW para tetangganya
mengaku cukup kaget mengingat terduga teroris yang keseharianya sebagai teknisi
alat komunikasi ini sangat terbuka dan mudah bergaul dengan lingkungan
sekitarnya. Hal itu dibenarkan Kolid Rohmad Kepala Desa Balong yang mengatakan
jika HW keseharianya cukup baik dan tidak pernah ada permasalahan dengan warga
lainya.
“Wajar-wajar saja dan rutinitas
keseharianya baik sama dengan warga lainya. Artinya dia ini sebagai warga yang
baik dimata kami dan masyarakat,” kata Kolid Rohmad.
Meski demikian guna kepentingan
penyelidikan Tim Densus 88 tetap melakukan pemeriksaan dan penggeledahan
terhadap rumah HW. Pada proses penggeledahan sendiri yang memakan waktu dua jam
lebih tersebut dijaga ketat petugas Polres Ponorogo dengan senjata lengkap.
(pr)

Post a Comment