Solusi Mencegah Penjualan Bayi
Indo-Police || JAKARTA. Rabu (18/10/2017). Anak adalah titipan Tuhan yang
harus kita jaga. Orang tua wajib membesarkan, mendidik, dan memberi
pendidikan hingga anak tumbuh dewasa. Setiap anak mempunyai hak untuk
tumbuh besar dengan kasih sayang dan cinta dari kedua orang tuanya. Anak
adalah generasi muda penerus cita-cita bangsa, namun mirisnya maraknya
perdagangan bayi dijadikan alasan oleh para orang tua untuk menjual
bayinya karna faktor kemiskinan. Perdagangan bayi kebanyakan dilakukan
oleh kalangan masyarakat bawah atau masyarakat di desa-desa terpencil.
Ada beberapa solusi yang dapat meminimalisir permasalahan tersebut diantaranya adalah :
1. Memberikan pengetahuan kepada masyarakat, perlu diadakannya
sosialisasi terhadap masyarakat bahwa perdagangan bayi tindakan kriminal
yang bertentangan dengan hukum internasional dan nasional serta merusak
masa depan anak-anak yang menjadi korban. Dengan sosialisasi secara
terus-menerus, masyarakat akan mengetahui bahayanya masalah ini.
2. Menyedikan lapangan pekerjaan, lapangan pekerjaan dapat
mengurangi terjadinya perdagangan bayi karena melalui pekerjaan setiap
orang dapat memenuhi kebutuhan hidupnya, meskipun tidak semua kebutuhan
terpenuhi tetapi dengan memiliki pekerjaan mereka dapat berusaha untuk
membuat hidupnya lebih baik, dan tidak berfikir untuk menjual bayi
mereka untuk memenuhi kebutuhan ekonomi mereka.
3. Masyarakat harus ikut serta membantu secara proaktif,
Partisipasi masyarakat dan pemerintah sangat dibutuhkan untuk mencegah
terjadinya perdagangan bayi karena jika masyarakat dan pemerintah
bekerjasama untuk memberantas tindak kriminal ini bukan tidak mungkin
masalah tersebut dapat terselesaikan. Masyarakat dapat melaporkan kepada
pihak berwajib jika mengetahui terjadinya tindak pidana perdagangan
bayi.
Mengatasi perdagangan bayi dengan cara memberikan pengetahuan kepada
masyarakat, menyediakan lapangan pekerjaan, dan juga pentingnya
partisipasi masyarakat merupakan hal-hal yang dapat meminimalisirkan
terjadinya perdagangan bayi. (vi/ex/lm/rp)

Post a Comment