Polisi Masih Memburu Pelaku Lain Kerusuhan di Kemendagri
Policeina || JAKARTA - Kepolisian Daerah Metro Jaya
terus melakukan pengejaran pendemo lainnya yang melakukan tindakan
anarkis di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kemarin hari Rabu
(11/10). Hingga saat ini, sedikitnya pihak kepolisian telah mengamankan
sebanyak 15 orang diduga pelaku pengerusakan di kantor Kemendagri
tersebut.
"Kita masih kejar pelaku lainnya yang diduga akan bertambah," kata
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi
Nico Afinta di Jakarta, Kamis (12/10).
Demo yang dilakukan masyarakat asal Papua di kantor Kemendagri
kemarin berawal dengan berdirinya barisan Merah Putih Papua yang
dipimpin Wati Martha Kogoya dengan tertib, namun unjuk rasa tersebut
berakhir dengan kerusuhan yang dilakukan demonstran.
Massa Spontanitas Negeri Masyarakat Yapen, Intan Jaya dan Tolikat
Papua pimpinan Absalom Manianj mendatangi Kemendagri bertujuan menyikapi
putusan sidang Mahkamah Konstitusi (MK).
Putusan MK itu terkait PHP Kabupaten Intan Jaya Provinsi Papua yang
meminta pembentukan Tim Investigasi kasus Pilkada 2017 pada lima
kabupaten.
Massa diduga tidak sabar menunggu pejabat Direktorat Jenderal Otonomi
Daerah Kemendagri yang hendak menemui untuk menyampaikan aspirasinya.
Massa pun kemudian beranjak keluar gedung pertemuan seraya berteriak
"Menteri harus turun sekarang juga".
Sekitar 30 pengunjuk rasa masuk ke pintu depan selanjutnya menganiaya sejumlah orang dan merusak fasilitas umum.
Tercatat sedikitnya 10 orang petugas mengalami luka akibat
penganiayaan dan beberapa bagian di Gedung Kemendagri rusak, juga
kendaraan dinas pejabat Kemendagri. (kr/ex/lm/rp)

Post a Comment