Cegah Radikalisme Lewat Yordania, Polri Bentuk Atase
IndoPolice || JAKARTA. Jum’at (20/10/2017) Kepolisian Negara Republik
Indonesia akan membentuk atase kepolisian di Yordania . Dengan tujuan
untuk mengawasi aktivitas WNI yang keluar masuk disana, khususnya
terkait pencegahan terhadap terorisme. Polri akan menjalin hubungan
intelijen baik secara internal maupun eksternal dengan Yordania dalam
hal memerangi ISIS.
Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Komisaris Jendral Polisi Syafruddin menjelaskan Yordania menjadi salah satu negara dengan akses keluar-masuknya WNI ke Suriah untuk kegiatan ISIS. Pembentukan atase ini untuk mengantisipasi masuknya radikalisme dan terorisme yang di bawa ISIS.
"Saya tahun ini baru balik dari Yordania, jadi bukan Turki yang menjadi satu-satunya pintu masuk-keluar masyarakat Indonesia ke Suriah. Tapi ada satu negara lain, yaitu Yordania," ujar Komjen Pol Syafruddin pada kunjungan kerjanya di Istanbul, Turki, Kamis (19/10/2017). Wakapolri memastikan dalam waktu dekat akan dibangun atase kepolisian di Yordania. "Akan ada dan pasti ada. Jadi bertahap dulu kita," jelas Wakapolri.
Wakapolri menargetkan 2-3 bulan ke depan sudah ada atase kepolisian di Yordania. Saat ini, polri menunggu izin dari Kementerian Luar Negeri RI. "Dalam 2-3 bulan terealisasi, tergantung Ibu Menlu (Retno LP Marsudi). Jadi kalau ada atase, koordinasi sangat bagus dengan aparat keamanan karena di negara Turki, Timur Tengah, otoritas di kepolisian," tuturnya.
(tr/ex/lm/rp).
Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Komisaris Jendral Polisi Syafruddin menjelaskan Yordania menjadi salah satu negara dengan akses keluar-masuknya WNI ke Suriah untuk kegiatan ISIS. Pembentukan atase ini untuk mengantisipasi masuknya radikalisme dan terorisme yang di bawa ISIS.
"Saya tahun ini baru balik dari Yordania, jadi bukan Turki yang menjadi satu-satunya pintu masuk-keluar masyarakat Indonesia ke Suriah. Tapi ada satu negara lain, yaitu Yordania," ujar Komjen Pol Syafruddin pada kunjungan kerjanya di Istanbul, Turki, Kamis (19/10/2017). Wakapolri memastikan dalam waktu dekat akan dibangun atase kepolisian di Yordania. "Akan ada dan pasti ada. Jadi bertahap dulu kita," jelas Wakapolri.
Wakapolri menargetkan 2-3 bulan ke depan sudah ada atase kepolisian di Yordania. Saat ini, polri menunggu izin dari Kementerian Luar Negeri RI. "Dalam 2-3 bulan terealisasi, tergantung Ibu Menlu (Retno LP Marsudi). Jadi kalau ada atase, koordinasi sangat bagus dengan aparat keamanan karena di negara Turki, Timur Tengah, otoritas di kepolisian," tuturnya.
(tr/ex/lm/rp).

Post a Comment