BLAST, Pencegah Penyelundupan Kendaraan ke Timor Leste
IndoPolice || BELU - NTT - Terobosan kreatif Polres
Belu Polda NTT patut diacungi jempol, terobosan berbasis informasi
teknologi ini diberi nama BLAST. Inovasi BLAST yang dirancang langsung
oleh Kapolres Belu AKBP Yandri Irsan, SH, SIK, M.Si, ini memiliki 4
fitur, salah satunya BLAST Border Security, yang merupakan inovasi
teknologi untuk menanggulangi kasus penyelundupan kendaraan bermotor
dari dan menuju Timor Leste. Terobosan ini dibuat untuk mendekatkan dan
memaksimalkan pelayanan kepolisian bagi seluruh masyarakat Kabupaten
Belu. Jum’at (20/10/2017).
"Tentu ini merupakan inovasi teknologi Polres Belu dan pertama di Indonesia, untuk menanggulangi kasus penyelundupan kendaraan bermotor (Ranmor). Kendaraan bermotor yang masuk dan keluar menuju Indonesia harus melapor ke Satlantas Polres Belu terlebih dahulu. Selanjutnya petugas akan melakukan identifikasi kendaraan bermotor dan akan diberikan surat jalan ,"ujar Kapolres Belu AKBP Yandri, Kamis (19/10/2017).
Pada surat jalan yang diberikan tersebut terdapat barcode yang telah terenskripsi, apabila kendaraan yang masuk dan keluar memiliki perbedaan data, maka petugas akan mengidentifikasi ulang dan menindak tegas apabila terindikasi tindak kejahatan.
"Kita melihat banyaknya kendaraan yang keluar masuk Indonesia dan Timor Leste, dan selama ini dari pihak Bea Cukai dan Imigrasi, tidak bisa mengidentifikasi kendaraan itu. Dengan BLAST, kita mengetahui berapa lama kendaraan itu masuk ke Indonesia dan berindikasi penyimpangan administrasi atau tidak," jelas Kapolres Belu.
"Begitu mobil itu masuk, langsung terekam oleh CCTV kita dan disensor, maka otomatis akan masuk ke data base kita. Sistemnya komputerisasi, ketika kendaraan itu kembali, langsung muncul identitas kendaraan secara rinci termasuk berapa lama masuk ke Indonesia," ujar AKBP Yandri.
Dengan menerapkan aplikasi BLAST secara tidak langsung modus operandi penyelundupan mobil dengan menggunakan plat nomor Timor Leste akan diketahui oleh pihak kepolisian. "Sudah satu bulan lebih kita terapkan sistem ini dan selama ini ada penyelundupan maka dengan pola itu sudah tidak ada lagi penyelundupan mobil ke Timor Leste," tambah Kapolres Belu AKBP Yandri.
Dengan inovasi ini, tentunya di harapkan dapat menciptakan dan memberikan pelayanan keamanan secara cepat dan tepat kepada masyarakat. (tr/ex/lm/rp).
"Tentu ini merupakan inovasi teknologi Polres Belu dan pertama di Indonesia, untuk menanggulangi kasus penyelundupan kendaraan bermotor (Ranmor). Kendaraan bermotor yang masuk dan keluar menuju Indonesia harus melapor ke Satlantas Polres Belu terlebih dahulu. Selanjutnya petugas akan melakukan identifikasi kendaraan bermotor dan akan diberikan surat jalan ,"ujar Kapolres Belu AKBP Yandri, Kamis (19/10/2017).
Pada surat jalan yang diberikan tersebut terdapat barcode yang telah terenskripsi, apabila kendaraan yang masuk dan keluar memiliki perbedaan data, maka petugas akan mengidentifikasi ulang dan menindak tegas apabila terindikasi tindak kejahatan.
"Kita melihat banyaknya kendaraan yang keluar masuk Indonesia dan Timor Leste, dan selama ini dari pihak Bea Cukai dan Imigrasi, tidak bisa mengidentifikasi kendaraan itu. Dengan BLAST, kita mengetahui berapa lama kendaraan itu masuk ke Indonesia dan berindikasi penyimpangan administrasi atau tidak," jelas Kapolres Belu.
"Begitu mobil itu masuk, langsung terekam oleh CCTV kita dan disensor, maka otomatis akan masuk ke data base kita. Sistemnya komputerisasi, ketika kendaraan itu kembali, langsung muncul identitas kendaraan secara rinci termasuk berapa lama masuk ke Indonesia," ujar AKBP Yandri.
Dengan menerapkan aplikasi BLAST secara tidak langsung modus operandi penyelundupan mobil dengan menggunakan plat nomor Timor Leste akan diketahui oleh pihak kepolisian. "Sudah satu bulan lebih kita terapkan sistem ini dan selama ini ada penyelundupan maka dengan pola itu sudah tidak ada lagi penyelundupan mobil ke Timor Leste," tambah Kapolres Belu AKBP Yandri.
Dengan inovasi ini, tentunya di harapkan dapat menciptakan dan memberikan pelayanan keamanan secara cepat dan tepat kepada masyarakat. (tr/ex/lm/rp).

Post a Comment