BNNP Jatim Temukan Ritme Bandar Narkotika Melalui Medsos
Indo-Police || Surabaya - Semakin majunya tehnologi, semakin banyak cara yang dilakukan para pengedar narkotika dalam melakukan transaksi.
Hal tersebut yang membuat para punggawa Badan Narkotika Nasional
Provinsi (BNNP) Jatim dituntut mengikuti majunya tehnologi agar dapat
mengungkap cara-cara pengedar narkotika dalam mengedarkan barang haram
tersebut.
Menurut Kabid Pemberantasan AKBP Wisnu Chandra menjelaskan," Seperti
halnya dalam pengakuan para gembong narkotika, mereka menggunakan sarana
media sosial untuk berkomunikasi.
" Mereka berupaya lolos dari penjejakan ataupun penyadapan dari
peralatan yang dimiliki BNNP Jatim, ujar Perwira asli Bandung saat
ditemui awak media, Kamis (12/102017).
Masih kata Wisnu," Dalam enam bulan belakangan, kita lakukan update alat
yang kita miliki guna menembus jaringan media sosial para bandar.
" kita selalu antisipasi pergerakan para bandar melalui sosial media
mereka dengan bekerja sama dengan Provider didalam maupun luar negeri,
jelentreh Kabid Pemberantasan.
" kita sudah mengantisipasinya, karena dalam pergerakannya, para bandar
mulai menggunakan Provider dari luar negeri untuk mengaktifkan media
sosial mereka, lanjut AKBP Wisnu Chandra.
" Kita sudah dapat menemukan ritme para bandar sehingga kita dapat
menterjemahkan Voice yang mereka gunakan, tegas Perwira BNNP. (Basori)

Post a Comment