Header Ads

Berawal Dari Kecelakaan Lalu Lintas Berujung Penyerangan dan Anggota Polisi Menjadi Korban


Indopolice || PAPUA. Senin (30/10/2017). Seorang anggota polisi terkena panah yang dilesatkan warga di Kabupaten Deiyai, Papua.

Kronologis itu berawal dari kecelakaan lalu lintas yang menimbulkan korban jiwa, Sabtu (28/10). Motor yang dikendarai Boni Pekey (32) menyerempet truk tronton perusahaan yang dikendarai oleh Mikael Poluan (42) dan mengakibatkan pengendara sepeda motor terjatuh ke aspal.

Akibat kejadian tersebut pengendara truk tronton awalnya hendak menolong, namun pengemudi takut di hakimi masa dan meninggalkan korban. 

Akhirnya korban dibawa oleh pengendara lain yang berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) menuju RSUD Paniai. Luka yang dialami korban cukup serius.

Mendapat laporan dari anggota Polsek Wagete, Wakapolres Paniai Kompol Robert Puy didampingi anggotanya menuju Kabupaten Deiyai.

Sekitar pukul 22.00 WIT sekelompok massa datang secara tiba-tiba ke Camp perusahaan milik Dewa Rai dan membakar kios yang berada di sekitarnya.

Saat Polisi dan karyawan mencoba untuk memadamkan api, ada sekelompok masyarakat yang secara tiba-tiba melempari dan memanah anggota Polisi yang sedang melakukan pemadaman yang mengakibatkan seorang personil Polres Paniai mengalami luka terkena panah pada bagian pangkal paha sebelah kanan.

Selanjutnya personil Polres Paniai yang terkena panah, di evakuasi ke RSUD Paniai guna mendapatkan perawatan intensif.

Saat ini Kepolisian tengah meminta keterangan saksi, meminta hasil Visum di RSUD Paniai, mengamankan pengemudi truk tronton dan barang bukti di Mapolres Paniai.

Sementara itu kasus tersebut masih ditangani Polsek Wagete dengan dibantu Polres Paniai yang merupakan Polres Induk dari Polsek tersebut. 

(vi/lm/rp)

No comments

Powered by Blogger.