Header Ads

Di Gendingan Toko Dirampok Harta Senilai Satu Miliar Melayang


NGAWI  - Toko Slamet yang berada di pinggir Jalan Raya Gendingan-Ngrambe atau tepatnya masuk Dusun Gendingan Kidul, Desa Gendingan, Kecamatan Widodaren, Ngawi disatroni perampok. Peristiwa perampokan tersebut terjadi sekitar pukul 02.30 WIB pada Selasa dini hari, (15/05). Menurut keterangan korban Slamet Hariyanto kakek 70 tahun selaku pemilik toko, jumlah perampok sekitar 8 orang dengan memakai penutup kepala sambil membawa senjata tajam jenis parang.
Sebelumnya, para perampok ini berhasil masuk ke kamar karyawanya yakni Setyoko Rial Saputro dan Wahyudi. Dibawah ancaman parang kedua karyawan tidak berkutik lantas kedua tangan dan kakinya diikat dengan tali rafia disusul mulutnya disumpal dengan kain. Dinilai tidak ada perlawanan, lantas para perampok mencongkel cendela masuk ke dalam rumah dan berhasil menyekap Slamet Hariyanto dan dua orang perempuan atas nama Mimi serta  Cik Gin.
"Setelah berhasil melumpuhkan kedua karyawan dan pemilik toko lantas para perampok menguras harta korban," terang AKP Maryoko Kasatreskrim Polres Ngawi. 
Tandasnya, para perampok langsung mengambil uang tunai Rp 50 juta, mata uang asing senilai Rp 100 juta, perhiasan emas senilai Rp 400 juta, logam mulia seberat 4 ons senilai Rp 400 juta dan jam tangan emas seharga Rp 50 juta serta 5 unit handphone. Untuk melancarkan aksinya para perampok sengaja merusak CCTV. Setelah mendapatkan harta senilai Rp 1 miliar para perampok langsung kabur. Terkait kejadian ini Kapolres Ngawi AKBP MB. Pranatal Hutajulu angkat bicara. Pihaknya langsung memerintahkan anggotanya untuk secepatnya mengusut tuntas.
"Saat itu juga kami perintahkan segera ada tindak lanjut. Agar perampokan itu segera terungkap meski demikian masih kami kumpulkan semua keterangan maupun barang bukti yang ada di lokasi kejadian," pungkas AKBP MB. Pranatal Hutajulu. (pr/en) 

No comments

Powered by Blogger.