Luapan Bengawan Solo Mulai Rendam Pemukiman Warga Kota Ngawi
NGAWI. Pasca Bengawan Solo meluber kini mengancam sejumlah pemukiman di dalam Kota Ngawi, Jawa Timur. Tercatat seperti di Lingkungan RT 07/RW 04 atau sekitar pemukiman di Gang Pudak, Kelurahan Margomulyo, Kecamatan Ngawi Kota.
Tercatat air mulai menggenangi kawasan tersebut pada Selasa pagi, (13/03), sekitar pukul 05.00 WIB. Akibatnya sekarang ini sekitar 25 Kepala Keluarga (KK) harus mengungsi di tempat yang lebih aman.
“Kalau di lingkungan sini banjir berasal dari luberan Kali Cupo atau anak sungai Bengawan Solo yang terus naik hingga sekarang. Terpaksa warga yang rumahnya terkena luapan banjir harus mengungsi ke rumah kerabatnya atau juga ada yang memilih bertahan,” terang Suyanto warga Kelurahan Margomulyo.
Jelasnya, ketinggian air yang menggenangi pemukimanya bervariasi ada yang 30 centimeter tetapi ada juga 1 meter. Banjir semacam ini terangnya, mendasar pengalaman tahun lalu bisa terjadi lebih dari empat hari bahkan satu pekan. Namun dalam kurun waktu tersebut tinggi banjir memang pasang surut tergantung intensitas hujan.
“Kejadian sekarang ini sama dengan tahun lalu yang turun naik permukaan airnya. Misalkan semalam itu sempat surut sedikit tapi kini airnya naik lagi,” urai Rahmad.
Pemandangan yang sama juga terjadi di Lingkungan Mulyorejo, Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Ngawi Kota, menurut keteranganya dilokasi ini banjir mulai merambah pemukiman sejak tengah malam sekitar pukul 00.00 WIB. Tetapi kondisinya naik turun hanya saja sejak pagi ini kondisi air cenderung naik.
Hal senada dikatakan Jatmiko warga Bugisan, Jururejo, pemukimanya terancam terendam banjir. Dilokasi ini banjir mulai datang habis subuh pasca hujan terus menerus. Bahkan luapan banjir mengalami peningkatan untuk saat ini ketinggian air mencapai 30 centimeter.
“Banjir dilingkungan sini sejak malam tadi tetapi masih aman. Belum ada warga yang berencana mengungsidah terjadi empat hari lalu dan itupun naik turun. Untuk sementara sebagian warga ada yang mengungsi,” pungkas Jatmiko. (pr)
Post a Comment