Kapolres Ngawi Pantau 12 TPS Rawan Pada Pilgub Jatim 2018
NGAWI - Meski proses coblosan langsung
Pilgub Jatim 2018 masih lima bulan lagi namun aparat kepolisian terus melakukan
identifikasi terhadap Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang dianggap rawan.
Kapolres Ngawi AKBP MB. Pranatal Hutajulu membeberkan, diwilayahnya dari 1.551
TPS ada 12 TPS yang dinilai akan terjadi gangguan kamtibmas atau rawan
sedangkan 1.539 TPS lainya diyakini aman.
“Meski persentasenya kecil terhadap
kerawanan itu namun kita tidak mau under estimate. Apapun alasanya kita tetap
melakukan pengamanan secara optimal pada pelaksanaan Pilgub Jatim nanti,”
terang Kapolres Ngawi AKBP MB. Pranatal Hutajulu, Selasa (20/02).
Hitungan status kerawanan pada TPS
tersebut ujarnya, didasari beberapa faktor real dilapangan seperti jumlah
penduduk, wilayah atau lokasi TPS dan catatan situasi kamtibmas sebelumnya. Hanya
saja ia berharap kepada warga masyarakat maupun semua pihak yang mempunyai hak
pilih untuk mempergunakan suaranya secara baik tanpa mencederai proses pesta
demokrasi yang berlangsung.
Untuk mempersiapkan personel pengamanan tandasnya,
disesuaikan pada tahapan Pilgub Jatim 2018 nanti. Untuk masa tenang disiapkan
200 personel, proses coblosan atau pelaksanaan pemungutan suara disiapkan 673
personel, pengitungan surat suara di tingkat PPK ada 300 personel. Pada saat
penghitungan di tingkat kabupaten bakal disiagakan 240 personel dan terakhir di
KPU Propinsi Jatim ada 31 personel. (pr)

Post a Comment