Puluhan Warga Pelang Lor Gelar Aksi Tuntut SNJ Realisasikan Jalan Pertanian
In-police || NGAWI - Pasca pembangunan tol
Solo-Kertosono secara langsung berdampak pada warga masyarakat wilayah
Ngawi, Jawa Timur terutama kaum petani. Kali ini puluhan warga Dusun
Tambakselo Timur, Desa Pelang Lor, Kecamatan Kedunggalar menggelar aksi
damai menuntut akses jalan pertanian di dusun setempat untuk segera
direalisasikan.
Aksi warga dilakukan di area tol masuk
STA 21-200 dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dan berakhir sekitar pukul
10.00 WIB. Mereka menuntut jalan pertanian yang menghubungkan Dusun
Tambakselo Timur menuju ke sawah segera dibangun setelah terdampak
pembangunan tol yang menyebabkan akses jalan pertanian tersebut
tertutup.Senin (15/1/2018)
Meski dilakukan dengan cara damai namun
aksi puluhan warga ini mendapat pengawalan ketat aparat kepolisian
khususnya dari Polsek Kedunggalar. AKP Sukisman Kapolsek Kedunggalar
mengatakan, aksi yang mengerahkan puluhan petani dari desa setempat
langsung ditemui perwakilan dari PT SNJ.
"Puluhan warga baru bisa membubarkan diri setelah ada keterangan dari pihak PT SNJ. Dimana pada poinya jika warga menghendaki akses jalan pertanian seperti sebelumnya mereka harus membuat surat kepada Bupati Ngawi karena bukan kewenangan PT SNJ," terang Kapolsek Kedunggalar AKP Sukisman.
Menurutnya, PT SNJ bisa merealisasikan
jika jalan pertanian yang dimaksudkan itu dibuat secara melingkar. Namun
tawaran itu pun langsung ditolak mentah-mentah dengan alasan jarak dan
jangkuanya apabila dibangun dengan cara melingkar akan menyita waktu
tempuh dan kurang efektif.
"Teryata tawaran dari PT SNJ tadi
ditolak maka sebagai solusinya mereka harus membuat surat permohonan
kepada Bupati Ngawi agar jalan pertanian itu segera dibangun. Sebab
domainya terkait tuntutan itu bukan di PT SNJ melainkan Bupati Ngawi,"
pungkasnya. (pr)

Post a Comment