Header Ads

Sempat Diwarnai Tembakan, Tim Gabungan Berhasil Evakuasi 344 Warga dari KKB

Indopolice || TIMIKA, PAPUA. Senin (20/11/2017), Sebanyak 344 warga Kampung Banti, Kimberly, dan Utikini di Tembagapura, Mimika, Papua berhasil dievakuasi tim gabungan TNI-Polri, pada Jum'at (17/11).
 
Hampir sebulan lamanya warga disandera oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) itu, kini mereka telah dievakuasi di Gdeung Tongkonan IKT Mimika.

Kepala Kepolisian Resor Mimika, Ajun Komisaris Besar Polisi Victore Mackbon mengatakan, pada saat melakukan evakuasi sempat ada aksi perlawanan dari KKB.

“Masyarakat bisa kita lokalisir kemudian pasukan dari KKB lari dan tidak ada di Utikini. Melarikan diri. Akhirnya masyarakat sebanyak 344 kita evakuasi,” terang AKBP Victor.

Akibat perusakkan jalan oleh KKB menjadikan warga harus berjalan kaki sekitar 2 kilometer dari kampung menuju bus yang sudah disiapkan untuk mengangkut warga ke Kota Tembagapura saat proses evakuasi.

Saat ini wilayah Banti dan sekitarnya sudah steril dari KKB. Personel sudah ditempatkan sekaligus membangun pos. Pihak aparat juga terus melakukan pengejaran terhadap KKB yang melarikan diri. 

Terutama 21 orang yang sudah dinyatakan DPO oleh pihak kepolisian.

Setelah berada di Posko Penampungan sementara, warga langsung didata dipimpin oleh Wakil Bupati Mimika, Yohanis Bassang, SE MSi.

Dari hasil pendataan, sebagian besar warga berasal dari Toraja yang jumlahnya mencapai 133 orang. Nusa Tenggara Barat ada 8 orang, Bugis-Makassar ada 34 orang, Batak 3 orang, Suku Jawa ada 91 orang, Suku Damal (Papua) ada 22 orang, Nusa Tenggara Timur ada 5 orang.

Kepolisian juga melakukan pendataan bagi warga yang mengalami tindakan kriminal selama berada di Banti. 

(kr/lm/rp)

No comments

Powered by Blogger.