Header Ads

Kapolri Minta Komnas Ham Turut Serta Bebaskan 1300 Warga Di Papua


Indopolice || TIMIKA. Kamis (16/11/2017) Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Polisi Tito Karnavian mengatakan upaya persuasif yang dilakukan Tim Gabungan Polri-TNI agar Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) melepaskan 1300 warga dari Kampung Banti dan Kimbeli masih terus dilakukan.

Tito menghindari pihak yang menyalahkan aparat ketika operasi atau upaya yang sedang berlangsung berujung pada jatuhnya korban jiwa.

Karena itu, Ia meminta Komnas HAM untuk turut serta dalam operasi pembebasan 1300 warga yang terisolaso agar bisa melihat langsung kinerja aparat dan tidak ada tudingan pelanggaran HAM selama operasi berlangsung.

Orang nomor satu di tubuh Polri ini mengatakan Polri dan TNI yang ada disana berjuang nyawa. Jangan sampai saat mereka bertindak kemudian ada korban, disalahkan lagi.

"Operasi yang dilakukan akan fokus pada keselamatan baik masyarakat, petugas, maupun kelompok kriminal karena anggota kelompok ini juga masih warga Negara Indonesia," Pungkas Kapolri.

Selanjutnya, Tito menambahkan kalau mungkin ada korban, tidak terhindarkan baik di kalangan petugas, atau di kelompok bersenjata atau di masyarakat, kadang-kadang tidak bisa dihindarkan. Namanya operasi penegakan hukum, operasi bersenjata lawan bersenjata itu rentan terhadap korban. 

(fr/lm/rp)

No comments

Powered by Blogger.