Header Ads

Kakorlantas Ingatkan Jajaran Tidak Terima Suap Saat Operasi Zebra 2017


Indopolice || Jakarta. Kamis (02/11/2017). Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol Royke Lumowa mengingatkan jajarannya untuk tidak menerima uang suap dari pelanggar lalu lintas yang dikenai tilang saat Operasi Zebra Tahun 2017 yang digelar mulai Rabu  (01/11/2017) hingga Selasa (14/11/2017) di seluruh Indonesia, dengan sasaran pengendara yang tidak mematuhi aturan berlalu lintas. Karena perbuatan tersebut tidak terpuji yang hanya akan mencoreng nama baik Polri

"Jangan nodai proses operasi ini. Laksanakan tugas sesuai prosedur," jelas  Irjen Pol Royke Lumowa dalam Apel Gelar Pasukan Operasi  Zebra di halaman Gedung NTMC Polri, Jakarta, Rabu (2/11/2017).

Operasi Zebra 2017 bertujuan untuk menurunkan jumlah pelanggaran lalu lintas dan menurunkan angka kecelakaan lalu lintas, serta memberikan efek jera kepada para pelanggar. Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol Royke Lumowa menghimbau kepada para pengendara agar melengkapi surat-surat kendaraan bermotornya serta mematuhi peraturan lalu lintas.

Dalam melakukan penindakan kepada para pelanggar lalu lintas, jajarannya akan menerapkan beberapa bentuk penindakan yakni peringatan dan mengeluarkan bukti pelanggaran (tilang). "Selama masih bisa diingatkan, kami ingatkan. Kalau memang harus ditilang ya tilang!" tegas Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol Royke Lumowa.

Operasi Zebra 2017 bertajuk “Penegakkan Hukum dan Meningkatkan Kesadaran Serta Kepatuhan Masyarakat Dalam Berlalu Lintas, Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan, Utamakan Keselamatan Untuk Manusia”. Pasca Operasi Zebra 2017 ditargetkan mampu menurunkan angka kecelakaan sebesar 10-20 persen.  

Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol Royke Lumowa menerangkan bahwa pada tahun 2016, angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas turun sebesar 35 persen.

(si/lr/rp)

No comments

Powered by Blogger.