Ternyata Ini Dampak Dari Menghirup Gas Karbon Monoksida
Policeina || Jakarta. Kamis (05/10/2017), Para Pembaca yang setia, belum
lama jagat raya Indonesia dihebohkan dengan satu keluarga di Bogor yang
meninggal dunia akibat mengirup asap genset yang mengandung gas Karbon
Monoksida (Carbon Monoxide – CO). Ternyata sebahaya itukah dampak dari
menghirup asap genset ?
Karbon Monoksida (Carbon Monoxide – CO) itu merupakan gas yang
mempunyai sifat tidak berasa, tidak berbau, tidak iritatif dan tidak
berwarna yang dihasilkan dari pembakaran tidak sempurna bahan bakar
berbasis karbon, akumulasi karbon monoksida juga dapat disebabkan karena
instalasi peralatan yang tidak tepat atau akibat ventilasi yang buruk.
Pada umumnya gas karbon monoksida mengakibatkan keracunan saat
terhirup atau melalui jalan pernapasan maupun inhalasi (inhalation
route). Gas ini menyebabkan keracunan dengan cara meracuni hemoglobin
(Hb) darah. Fungsi Hemoglogin yaitu mengikat darah dalam bentuk HbO.
Apabila Hb teracuni CO kemudian terbentuk ikatan HbCO sehingga oksigen
akan terlepas dalam sel darah, sehingga tubuh akan mengalami kekurangan
oksigen. Walaupun jumlahnya sedikit gas karbon monoksida jika terhirup
dalam kurun waktu tertentu dapat mengakibatkan gejala keracunan pada
tubuh.
Dampak dosis kecil karbon monoksida menyebabkan keluhan ringan
seperti mual dan pusing, sedangkan dosis besar menyebabkan kerusakan
otak dan bahkan kematian bagi yang menghirupnya. Karbon monoksida
terbentuk akibat pembakaran bahan bakar tertentu (mis: solar, batubara,
bensin, gas alam) yang tidak sempurna disebabkan oleh kurangnya oksigen.
Adapun gejala yang akan ditimbulkan bagi seseorang yang menghisap
karbon monoksida, awalnya si penghirup akan merasakan Pusing - Mual -
Nyeri dada - Sesak napas - Muntah - Nyeri perut - Pingsan - Hingga
Kejang.
Jika kita melihat ada seseorang yang keracunan gas karbon monoksida
sebaiknya pindahkan terlebih dahulu si penghirup ke daerah yang memiliki
cukup pasokan udara segar, dan berikan oksigen dosis tinggi menggunakan
masker wajah dari tabung oksigen. Tekanan Oksigen yang tinggi akan
membantu karbon monoksida untuk memisahkan diri dari hemoglobin.
(is/ex/lm/rp)

Post a Comment