Kado Spesial Untuk Kapolri di Ulang Tahun Ke-53
Indopolice || JAKARTA - Kamis (26/10/2017). Kado Istimewa di hari
ulang tahun Kapolri Jenderal Pol. Prof. H. Muhammad Tito Karnavian,
M.A., Ph.D. ke-53 dengan dikukuhkannya sebagai Guru Besar Bidang Ilmu
Kepolisian Studi Strategis Kajian Kontra Terorisme di STIK - PTIK.
Kapolri Jenderal Pol. Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D.
dilahirkan di Palembang pada tanggal 26 Oktober 1964. Setelah tamat SMA
di Palembang ia diterima di Akademi Kepolisian dan lulus tahun 1987
sebagai penerima Bintang Adhi Makayasa, penghargaan yang diberikan bagi
lulusan terbaik Akademi Kepolisian. Penugasan pertama di Polda Metro
Jaya sebagai perwira reserse.
Tahun 1992 mendapat bea siswa dari The
British Council untuk program Master in Police Studies.
Sistem
pendidikan di Inggris yang tidak mengenal SI seperti di Indonesia
memungkinkannya untuk mengikuti program S2 di University of Exeter,
Inggris dan lulus dengan gelar MA di tahun 1993.
Tahun 1994- 1996 Kapolri mengikuti pendidikan Kedinasan PTIK dan
lulus sebagai peserta terbaik. Pada tahun 1998 tawaran dari pemerintah
New Zealand kepada Polri untuk program Sesko ia peroleh dan lulus
sekaligus menyandang BA dalam bidang Strategic Studies, karena kerjasama
Sesko New Zealand dengan Massey University, salah satu universitas
ternama di negara itu. Pada tahun 2000, Kapolri mengikuti program
penyamaan Sesko luar negeri di Sespimpol Lembang Bandung.
Pada tahun 2005-2007 ia memimpin operasi kontra terorisme di Poso
Sulawesi Tengah. Operasi ini sukses menangkap puluhan tersangka,
mengungkap puluhan kasus kekerasan dan jaringan radikal yang beroperasi
disana. Pengalaman ini membuahkan buku "Indonesian Top Secret" terbitan
Gramedia yang ditulis Kapolri dan rekan-rekannya dalam operasi tersebut.
Pada tahun 2008, Kapolri mendapat beasiswa pada program PhD bidang
Strategic Studies yang merupakan anak cabang dari disiplin ilmu Politik
Internasional di S. Rajaratnam School of International Studies (RSIS) di
Nanyang Technological University (NTU) Singapore. NTU merupakan
universitas yang masuk dalam kategori 100 universitas terbaik dunia dan
20 besar universitas terbaik di Asia. Sedangkan RSIS sendiri masuk dalam
kategori 50 think-tank terbaik di dunia dan nomor 3 di Asia.
Tertarik dengan dunia terorisme dan insurgensi, Kapolri menulis
disertasi tentang Insurgensi Islamis yang masih belum banyak diekslorasi
dalam literatur Strategic Studies, dengan studi kasus gerakan al Jamaah
al Islamiyyah. Pada bulan April 2013 ia berhasil mempertahankan
disertasinya dan memperoleh gelar PhD dengan penghargaan 2nd Class Upper
(setingkat Magna Cum Laude dengan GPA 4.25) pada 8 Mei 2013. Tahun 2011
Tito juga menyelesaikan pendidikan Lemhannasnya dengan predikat
penerima Bintang Seroja lulusan terbaik.
Pernah menjabat sebagai Kadensus 88 Anti Terorisme, Deputi Penindakan
pada Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, Kapolda Papua, Asisten
Kapolri Bidang Perencanaan dan Anggaran, Kapolda Metro Jaya. Pada
tanggal 13 Juli 2016 dilantik oleh Presiden Joko Widodo menjadi Kepala
Kepolisian Negara Republik Indonesia.
26 Oktober 2017 Jenderal Pol. Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A.,
Ph.D. dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Kepolisian Studi
Strategis Kajian Kontra Terorisme di STIK - PTIK, dan pada hari ini
Kapolri resmi menyandang gelar Professor.
(vi/ex/lm/rp)

Post a Comment