Cegah Kejahatan Saat Transaksi di ATM, Wakapresta Pekanbaru Berikan Tip Aman bagi Masyarakat
Policeina || PEKANBARU - Selasa 10 Oktober 2017, menyikapi seringnya terjadi kejahatan terhadap masyarakat yang sedang bertransaksi di Anjungan Tunai Mandiri (ATM), Polresta Pekanbaru melalui Wakapolresta AKBP Edy Sumardi Priadinata SIK menyampaikan himbauannya agar masyarakat tidak menjadi korban kejahatan saat bertransaksi di ATM.
Pada
kesempatan ini AKBP Edy Sumardi memberikan beberapa tips aman kepada
masyarakat sebagai langkah antisipasi, berikut pesannya :
Usahakan
menarik uang atau bertransaksi pada mesin ATM yang lokasinya dianggap
aman dan ada petugas keamanan internal seperti Satpam di sekitarnya.
Lihat
kondisi disekitar ATM apakah normal atau ada hal-hal yang aneh dan
tidak biasa, seperti adanya tempelan kertas bertuliskan hubungi nomor
telpon tertentu bila mengalami masalah saat bertransaksi, atau
pemberitahuan lain yang diragukan kebenarannya.
Saat memasukkan Pin ATM usahakan posisi tombol tidak terlihat oleh camera CCTV atau orang lain yang berada disekitar anda.
Bila
kartu ATM anda tersangkut di mesin ATM, cek kondisi lobang tempat
memasukkan kartu tersebut apakah ada benda yang mengganjal atau tidak,
jangan meminta bantuan kepada orang yang bukan petugas resmi, panggillah
Satpam yang berpakaian dinas yang ada disekitarnya.
Jangan
memberitahu Pin kartu ATM anda kepada siapapun, kecuali atas suruhan
anda sendiri kepada orang lain yang anda percaya untuk menarik uang.
Jangan
percaya dengan pemberitahuan lewat pesan SMS, WA, BBM atau Telepon yang
menginformasikan anda mendapat hadiah dan meminta untuk membayar biaya
administrasi melalui transfer ATM, atau menyuruh anda mengecek uang
masuk di rekening anda atas panduan orang yang tidak anda kenal melalui
telepon.
Jangan
memakai perhiasan yang menyolok saat ke ATM atau bepergian ke tempat
umum apalagi bila anda sendirian.
Semoga Tips dan Himbauan ini bermanfaat bagi masyarakat khususnya
pengguna kartu ATM agar tidak menjadi korban kejahatan, ungkap AKBP Edy
Sumardi mengakhiri pesannya.

Post a Comment