Apa itu Obat PCC? Ini dia Kandungan dan Efek Bagi Pemakainya
Policeina || KENDARI - Lebih dari 50 orang di Kendari menjadi korban usai mengkonsumsi obat
terlarang. Orang-orang yang menelan obat tersebut seperti mengalami
gangguan mental.
Keterangan yagn diberikan oleh salah seortang korban penyalahgunaan
obat berinisial HN (16) menuturkan ia mengaku menenggak tiga pil berbeda
yakni Tramadol, Somadril, dan PCC.
Setelah meminum obat tersebut, HN mengaku tenang dan hilang
kesadaran. HN mengaku dia sudah dua kali mengonsumsi obat-obatan
tersebut.
Dia meminumnya dengan air putih.
"Enak, tenang kaya terbang. Setelah itu saya tidak sadar lagi, pas sadar, saya sudah ada di sini (RSJ)," ujarnya.
HN mengatakan bahwa obat tersebut diperoleh dari rekannya yang
tinggal di Jalan Segar, Kelurahan Pondambea, Kecamatan Kadia, Kota
Kendari.
Tiga jenis obat itu dibelinya seharga Rp 75.000. Padahal, obat PCC
saja tidak bebas untuk diperjual belikan. Penggunaanya harus ada izin
dan resep dokter terlebih dahulu.
Mungkin di antara kamu masih bertanya-tanya, "sebenarnya apa sih obat
PCC, Tramadol, dan Somadril itu, apa saja efek sampingnya?"
Nah, untuk menjawab rasa keingintahuanmu itu, coba simak ulasan berikut ini.
1. Obat PCC
Paracetamol, Caffeine, Carisoprodol atau disingkat PCC merupakan
gabungan dari tiga obat keras yang berguna untuk penyakit jantung dan
penghilang rasa sakit.
Obat ini tidak bebas diperjualbelikan. Siapapun yang ingin mengonsumsinya harus mendapatkan izin dan resep dari dokter.
Efek samping dari penggunaan PCC secara berlebihan adalah halusinasi
dan kebingungan karena detak jantung konsumen berdetak dengan kencang,
mengingat ini merupakan obat jantung.
2. Tramadol
Tramadol adalah salah satu obat pereda rasa sakit kuat yang
digunakan untuk menangani nyeri sedang hingga berat (misalnya nyeri
setelah operasi).
Tramadol bekerja dengan cara memengaruhi reaksi kimia di dalam otak
dan sistem saraf yang pada akhirnya mengurangi sensasi rasa sakit.
Dalam kondisi tertentu, tramadol dapat menyebabkan efek samping
serius bagi anak-anak usia di bawah 17 tahun, seperti kesulitan
bernapas, napas menjadi lebih lambat, linglung, atau kesulitan tidur.
Beberapa efek samping yang umum terjadi setelah menggunakan tramadol
adalah pusing dan limbung, lelah dan mengantuk, mual dan muntah,
konstipasi dan sulit buang air kecil, mulut kering, perut kembung, dan
diare.
3. Somadril
Somadril merupakan obat untuk mengatasi nyeri dan kejang otot. Obat
ini mengandung zat aktif yang tergolong sebagai obat keras. Jadi, hanya
aman jika dikonsumsi di bawah resep dan pengawasan dokter.
Jika dikonsumsi secara sembarangan, obat ini akan menimbal efek
samping berupa, alergi, gangguan pencernaan (mual, muntah, nyeri perut),
pendarahan saluran cerna (BAB hitam, muntah darah), dan rasa kantuk
yang berlebih.
Saat ini, 5 terduga pelaku penyebaran obat terlarang di daerah
Kendari sudah tertangkap. Kelimanya sedang ditahan pihak Kepolisian
Daerah Sulawesi Utara untuk pemeriksaan lebih lanjut.(kr)

Post a Comment